
Tempat yang menjadi pilihan kami untuk membuat undangan adalah Pasar Tebet Barat. Dari segi harga, kami tahu di sini bukan tempat termurah. Tapi, soal kualitas undangan, ga usah diragukan lagi karena di sini sudah cukup terkenal. Pertama kali berkunjung ke sini, saya ditemani Ida yang juga ingin menanyakan harga undangan untuk temen gerejanya.
Di Pasar Tebet ini, vendor-vendor undangan bisa ditemukan di lantai basement. Puluhan vendor numplek-blek di sini. Seluruh proses pembuatan undangan dari tawar-menawar harga, approval, pencetakan, penempelan, dilakukan di sini. Karena letaknya di basement, sangat disarankan berpakaian nyaman (kalau bisa kaos) dengan sandal/sepatu yang empuk. Jangan lupa untuk bawa minuman dingin sendiri selama hunting. Panas cyn!
Di kunjungan pertama ke sini, saya langsung jatuh hati dengan salah satu undangan di Mulia’s Card. Budgetnya juga masuk dengan budget undangan kami. Ida makin ngeracunin dengan bilang undangan itu lucu, unik, dan ga banyak dipakai orang. Sebelum pusing karena mabok undangan yang jumlahnya banyak banget, saya menguatkan hati untuk memilih undangan di Mulia’s Card ini. Tetapi, karena semuanya harus diputuskan berdua dengan Endi, jadi hari itu saya hanya mengambil foto undangan, foto satu undangan lain sebagai pilihan kedua, dan minta kartu nama pemilik toko.
Soal desain, undangan di Pasar Tebet ini emang bagus-bagus kok. Harganya juga bersaing. Saran saya, coba untuk membandingkan beberapa toko dan coba menanyakan harga ke toko yang bentuknya sederhana (misalnya kiosnya ga ber-AC atau ga pake pintu-pintu heboh). Berdasarkan pengalaman saya, semakin mewah tempat si vendor undangan ini, harganya semakin mahal.
Saya memang hanya akan mencetak 300 kartu undangan (jumlah cetak minimal). Nah, semakin banyak jumlah kartunya, harganya akan semakin murah. Karena kami pesan ga terlalu banyak, harga yang dikenakan ternyata jadi cukup mahal. Ya sudah. Gapapalah. Biar sedikit, yang penting puas. Iya kan?
Jangan lupa melebihkan undangan sekitar 50 buah untuk jaga-jaga. Daripada nyesel kalo kurang kan?
Undangan yang saya suka itu, akhirnya di-ACC Endi, hihi. Endi suka dengan tampilannya karena menurut dia cocok dengan warna tema pernikahan kami. Dia juga bilang desain undangan itu unik dan ga pasaran, hehe. Beberapa hari menjelang kunjungan kami ke Mulia’s Card Pasar Tebet, saya bikin draft undangan sendiri, jadi si drafter di Mulia’s Card tinggal copy-paste dari draft yang saya buat. Tujuannya, meminimalisasi kesalahan eja dan mempercepat kerjaan!
Akhirnya 8 Juni 2011, saya&Endi datang lagi ke Mulia’s Card buat deal harga, bayar DP, dan bikin draft undangannya. Pak Idris, pemilik sekaligus drafter Mulia’s Card ga banyak omong tapi kerjanya cepet banget, hoho. Di hari itu juga undangan kami selesai dan masuk ke final draft, besoknya langsung naik cetak, dua minggu kemudian undangan kami jadi, yipiiii. Cepet ya? Jadi, masih beberapa bulan menjelang pernikahan, kami sudah punya undangan, hehe. Alhamdulillah, Pak Idris dan Mba Ana yang mengurus sangat kooperatif, hasil undangan kami juga memuaskan! Mulia’s Card is totally recommended!
Mulia Production | Wedding Invitation Card
Pasar Tebet Barat Lantai Basement Blok CKS
Jakarta Selatan, 12810 (telepon: 021 9444 8666)
CP: Idris IP (ponsel: 0858 1444 8666)
Email: idrisjayadiputra@yahoo.com